Tenda Sakinah di Cianjur Sebenarnya Buat Apa Sih?

Warga Desa Pasir Goong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki inisiatif untuk mendirikan tempat khusus untuk aktivitas pasangan suami istri, dan tenda ini diberi nama “Tenda Sakinah”. Feri Firdaus mengatakan tenda sakinah ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan biologis alami bagi pasangan suami istri yang terganggu akibat gempa bumi.

Awalnya, tenda sakinah ini didirikan karena ada seorang warga Desa Pasir Goong yang pulang kampung seusai merantau kerja selama dua bulan bertepatan dengan terjadinya gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Melihat keadaan rumahnya yang rusak akibat gempa, membuat mereka sekeluarga harus mengungsi di tenda yang disediakan di lapangan desa.

Niat awal warga yang hampir dua bulan merantau meninggalkan istrinya, berniat melepas rindu tetapi apa daya, terjadi gempa.

Setelah mendapatkan keluh kesah warga tersebut, akhirnya Feri berinisiatif mendirikan sebuah tenda untuk dijadikan “Tenda Sakinah”. Feri mengakui, awal pembuatan tenda sakinah sempat menjadi kontroversi sejumlah warga karena dianggap tabu. Namun, pada akhirnya mereka menerima dengan adanya “Tenda Sakinah” ini.

Setelah kabar ini diberitakan di media-media yang ada, banyak dari warganet yang setuju, dan tidak setuju. Mereka beranggapan bahwa tenda sakinah ini tidak seharusnya menjadi prioritas dikala sedang terjadi bencana alam dan bisa dikesampingkan, namun beberapa warganet yang setuju dengan adanya tenda ini menjelaskan bahwa adanya tenda sakinah ini merupakan bentuk dari Psychological First Aid (PFA) yang mana menjadi salah satu hal utama jika terjadi bencana alam yang diperkirakan akan berlangsung lama.

Namun, apasih PFA itu? Sini mimin jelasin sedikit.

Psychological First Aid atau yang biasa disingkat PFA adalah sebuah tindakan penolongan pertama pada psikologis, yang terdiri dari serangakaian tindakan guna membantu menguatkan mental seseorang yang mengalami krisis. Tujuan utama PFA ini untuk mengurangi dampak negatif dari pengalaman traumatis, menguatkan fungsi adaptif jangka pendek & jangka panjang penyintas, dan akselerasi proses pemulihan penyintas.

Baca Juga  "The Creel House" Rumah Ikonik yang Ada di Season 4 Stranger Things Dijual dengan Harga $1.5 Juta

Nah jadi begitu Frends, PFA yang dilakukan untuk kalangan usia muda dan dewasa berbeda ya, seperti halnya PFA yang dilakukan untuk anak-anak adalah dilakukannya kegiatan bersama seperti olahraga, bermain, dan belajar bersama-sama. Dan adanya “Tenda Sakinah” inipun menjadi PFA yang dilakukan untuk usia dewasa dan wajib memiliki status suami istri ya Frends, so jangan berdebat lagi dan mari kita beri doa yang terbaik untuk para penyintas yang ada di Cianjur.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Article

Luangkan Waktumu! Festival Pokemon Akan Hadir di Indonesia!

Next Article

OpenAI: Project Ambisius Pembunuh Google?

Related Posts